•  
  • The Agent of Trustworthy Statistical Data for All
Geografis
Diposting tanggal: 14 Oktober 2010

Peta Kab. Bangka Selatan 
 
Letak Geografi dan Luas Wilayah

Wilayah Kabupaten Bangka Selatan terletak di Pulau Bangka dengan luas lebih kurang 3.607,08 Km2 atau 360.708 Ha. Secara administratif wilayah Kabupaten Bangka Selatan berbatasan langsung dengan daratan wilayah kabupaten/kota lainnya di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu dengan wilayah Kabupaten Bangka Tengah di sebelah Utara. Di sebelah Barat dan Selatan berbatasan dengan Selat Bangka, sedangkan di sebelah Timur berbatasan dengan Selat Gaspar. 

Keadaan Alam
a. Keadaan Iklim

Kabupaten Bangka Selatan beriklim Tropis Tipe A dengan variasi curah hujan  antara  11,8 hingga 370,3 mm tiap bulan untuk tahun 2009 dengan curah hujan terendah pada bulan September.
 
Suhu rata-rata daerah Kabupaten Bangka Selatan  berdasarkan data dari Badan Meteorologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Pangkalpinang menunjukkan variasi antara 25,70 Celcius hingga 29,00 Celcius. Sedangkan kelembaban udara bervariasi antara 66,0 hingga 83,6 persen pada tahun 2009. 

Sementara, intensitas penyinaran matahari pada tahun 2009 rata-rata bervariasi antara 28,1 hingga 86,3  persen dan tekanan udara antara 1009,0 hingga 1010,4 mb.
 
b. Keadaan Tanah

Keadaan tanah di daerah Kabupaten Bangka Selatan mempunyai pH rata-rata di bawah 5, didalamnya mengandung mineral biji timah dan bahan galian lainnya seperti: Pasir Kwarsa, Kaolin, Batu Gunung dan lain-lain. Bentuk dan keadaan tanahnya adalah sebagai berikut:

* 4% berbukit seperti Bukit Paku, Permis dan lain-lain. Jenis tanah perbukitan tersebut adalah Komplek Podsolik Coklat Kekuning-kuningan dan Litosol berasal dari Batu Plutonik Masam.

* 51% berombak dan bergelombang, tanahnya berjenis Asosiasi Podsolik Coklat Kekuning-kuningan dengan bahan induk Komplek Batu pasir Kwarsit dan Batuan Plutonik Masam. 

* 20% lembah/datar sampai berombak, jenis tanahnya asosiasi Podsolik berasal dari Komplek Batu Pasir dan Kwarsit.

* 25% rawa dan bencah/datar dengan jenis tanahnya Asosiasi Alluvial Hedromotif dan Glei Humus serta Regosol Kelabu Muda berasal dari endapan pasir dan tanah liat. 

c. Hidrologi

Pada umumnya sungai di daerah Kabupaten Bangka Selatan berhulu di daerah perbukitan dan pegunungan dan bermuara di pantai laut. Sungai yang terdapat di daerah Kabupaten Bangka Selatan dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga) yaitu sungai utama, sungai sekunder dan sungai tersier. Sungai utama antara lain Sungai Bantel, Sungai Kepuh dan lain-lain

Sungai-sungai tersebut berfungsi sebagai sarana transportasi dan belum bermanfaat untuk pertanian dan perikanan karena para nelayan lebih cenderung mencari  ikan ke laut. Pada dasarnya di Daerah Kabupaten Bangka Selatan tidak ada danau alam, hanya ada bekas penambangan bijih timah yang luas dan hingga menjadikannya seperti danau buatan yang disebut  kolong.

d. Fauna 
    
Di kawasan hutan terdapat binatang liar seperti: Rusa, Beruk, Monyet, Lutung, Babi, Tringgiling, Napuh, Musang, Murai, Tekukur, Pipit, Kalong, Elang, Ayam Hutan, dan tidak terdapat binatang buas seperti Gajah, Harimau dan lain-lain sebagainya.

e. Flora

Tumbuhan hutan terdapat bermacam-macam kayu seperti: Kayu Ramin, Meranti, Kapuk, Jelutung, Pulai, Gelam, Bitanggor, Meranti Rawa, Cempedak Air, Mahang, Bakau dan lain-lain sebagainya.

f. Jarak dari Toboali ke Ibukota Kabupaten/Kota Lain
     
Jarak yang paling jauh dari ibukota  Kabupaten Bangka Selatan (Toboali) ke ibukota kabupaten lain adalah Muntok (Kabupaten Bangka Barat) kemudian  Sungailiat (Kabupaten Bangka) dan  yang terdekat adalah Koba (Kabupaten Bangka Tengah) hanya berjarak 67 Km.